Hari Ini:

Kamis 27 Jul 2017

Jam Buka Toko:

Jam 08.00 s/d 18.00 WIB

SMS/Whatsapp:

08157988779

BB Messenger:

7E7424C0

Email:

2ndchoices@gmail.com

Layanan Online:

Testimoni

Pembayaran Melalui

WINTERTIME: Melancong ke Tiga Negara Musim Dingin (2/3)

14 October 2011 - Kategori Blog
…..lanjutan dari WINTERTIME: Melancong ke Tiga Negara Musim Dingin (1/3)

MOSKOW: Objek Sejarah

Sebagai salah satu kota terbesar di dunia, Moskow punya banyak tempat-tempat bersejarah dan menarik yang mengisi lahan kota seluas lebih dan 1.000 km persegi dan terbagi ke dalam 5000 jalan.

Konon katanya, kalau kita ingin hanya ke satu tempat untuk bisa mengerti seluruh Rusia, Lapangan Merah-lah lokasi yang seharusnya didatangi. Lapangan ini merupakan saksi bisu digelarnya berbagai peristiwa bersejarah. Seperti penobatan para Tsar, parade kemenangan militer, demonstrasi mahasiswa, hingga ke festival rakyat. Lapangan Merah mempunyai pemandangan yang indah dengan bangunan berkubah unik dan berwarna-warni. Misalnya Katedral St. Basil, yang namanya diambil dari nama pemuka agama yang saat itu sangat dekat dengan Tsar Ivan The Terrible. Gereja yang didirikan pada tahun 1561 ini akan sangat mudah kita kenali meskipun dari jauh. Bangunan ini terdiri atas delapan gereja berukuran kecil yang mengelilingi dan saling berhubungan dengan bangunan berkubah utama.

Selanjutnya, bangunan lain yang tidak mungkin luput dari perhatian pasti The Kremlin. Komplek benteng, gereja dan tempat kediaman Tsar beserta keluarganya ini tidak akan selesai dikelilingi hanya dalam waktu sehari. Berdiri sejak akhir abad ke-15, bangunan bertembok bata merah dengan 20 menara ini tidak pernah sekalipun jatuh ke tangan musuh. Tiga katedral yang terdapat di dalamnya, Archangel Cathedral, Assumption Cathedral, dan Annunciation Cathedral, terbuka untuk umum. Sedangkan Istana Presiden yanq dibangun di abad ke-19 yang juga berada di dalam tembok Kremlin ini tidak bisa dimasuki sembarang orang. Karena Istana Kremlin merupakan tempat kediaman Presiden Rusia, hanya sebagian kawasan saja yang bisa dikunjungi. Untuk bisa masuk ke masing-masing bangunan, kita perlu membeli tiket masuk di Alexander’s Garden yang berada di sebelah barat The Kremlin.

Di abad pertengahan, Lapangan Merah merupakan pusat perdagangan. Kita masih bisa melihat sisanya berupa gedung megah yang sekarang digunakan sebagai pusat perbelanjaan GUM. Bangunan dengan air mancur di pusat gedung ini dibangun tahun 1889-1893 sebagai pasar yang menyediakan berbagai keperluan sehari-hari warga Moskow. Dulunya, tempat ini terbagi tiga baris dan masing-masing baris menjual jenis barang tertentu. Sekarang, barisan ini masih dipertahankan, tetapi jenis barang yang dijual di masing-masing barisan tidak lagi dikelompokkan.

Selain terkenal akan penulis-penulisnya, seperti Tolstoy dan Dostoievsky, Rusia juga terkenal akan pementasan teater dan tarian baletnya. Moskow tidak kekurangan gedung-gedung teater, tetapi Teater Bolshoi harus dikunjungi bila singgah di Moskow. Di teater yang telah berusia 183 tahun inilah komposisi Swan Lake karya Tchaikovsky yang melegenda itu jadi musik pengiring pementasan balerina dengan judul yang sama untuk pertama kalinya.

Tidak hanya itu, teater balet Bolshoi juga dikenal sebagai teater yang mementaskan Sleeping Beauty dan The Nutcracker dengan kesempurnaan yang menakjubkan. Spesifikasi keahlian Teater Bolshoi adalah pada pementasan opera klasik Rusia, Seperti Mussorgsky karya Boris Godunov, A Life for The Tsar karya Glinka, dan The Tsar’s Bride karya Rimsky-Korsakov. Hingga saat ini, di setiap musim dingin, Teater Bolshoi masih setia mementaskan The Nutcracker dan The Tsar’s Bride. Sama sekali tidak boleh dilewatkan!

Bila diminta menyebutkan nama sebuah taman di Rusia yang tersebut dalam lirik lagu Wind of Change-nya Scorpions, jawabannya pasti Gorky Park. Nama taman ini diambil dari nama penulis terkenal asal Rusia, Maxim Gorky, yang bernama asli Aleksei Maksimovich Peshkov. Taman yang dibangun tahun 1928 ini menjadi contoh bagi taman-taman lain yang segera bermunculan di Rusia pada saat itu. Gorky Park membentang sepanjang delta sungai Moskow dan terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama dibangun khusus untuk anak-anak, dilengkapi berbagai jenis wahana seperti layaknya taman hiburan. Tinggal pilih saja, ada penyewaan perahu, kuda, sampai sarana bungee jumping. Tetapi di musim dingin kebanyakan wahana tidak beroperasi. Sebagai gantinya, seluruh area disulap secara alami menjadi arena seluncur es yang menakjubkan. Tidak punya sepatunya? Jangan kecewa, karena bisa menyewa di sana.

Di bagian taman yang lain terdapat pemandangan yang lebih klasik. Seperti bangunan-bangunan tua dari akhir abad ke-18 hingga awal abad ke-19. Misalnya dua rumah musim panas hasil karya Mikail Kazakov, arsitek terkenal Moskow, yang juga merancang Gedung Senat di Kremlin. Di dekatnya, terdapat Green Theater yang merupakan sebuah ampiteater tempat dilaksanakannya berbagai konser musik dan acara musim panas.

Taman yang tidak kalah menarik untuk disinggahi adalah Taman Filevsky. Terletak di bagian barat kota Moskow, taman ini menyimpan sebuah istana dari abad ke-18 yang dibangun untuk menghormati kedatangan Catherine Agung. Dengan menyusuri taman sepanjang 5 kilometer ini, mata akan dipuaskan dengan pemandangan sungai yang tampak seperti sebuah danau. Kelihatan romantis dan menggugah hati. Di dekatnya terdapat sebuah pasar bernama Garbushka yang sangat terkenal akan CD dan DVD bajakannya.

Untuk mengunjugi Moskow, kita harus memiliki visa Rusia yang dapat diperoleh dengan biaya USD 70 untuk waktu pemrosesan 4 hingga 20 hari atau dengan biaya USD 175 untuk waktu pemrosesan 1 hingga 3 hari. Untuk syarat dan ketentuan pembuatan visa Rusia secara lebih lanjut silahkan kunjungi Kedutaan Besar Rusia

, , ,