Hari Ini:

Kamis 27 Jul 2017

Jam Buka Toko:

Jam 08.00 s/d 18.00 WIB

SMS/Whatsapp:

08157988779

BB Messenger:

7E7424C0

Email:

2ndchoices@gmail.com

Layanan Online:

Testimoni

Pembayaran Melalui

THE CITY OF LIGHTS: Wisata Sehari di Perth (1/2)

12 June 2011 - Kategori Blog

Keindahan kota Perth merupakan tujuan wisata modern yang menyenangkan. Begitu hidup dan berwarna. Kota Cahaya ini terletak saling berdampingan dengan ketenangan Swan River, yang ramai dengan berbagai aktivitas dan atraksi bagi pengunjungnya. Perth merupakan salah satu kota tujuan wisata yang memiliki suasana santai, ramah dan bersahabat. Berikut ini beberapa tempat layak kunjung dalam sehari di Perth yang dijamin bakal menggugah selera wisata kita.

THE VINES RESORT & COUNTRY CLUB

Panorama yang indah adalah daya tarik utama lapangan golf 36-hole ini. Danau-danau buatan membelah padang rumput, sementara kanguru liar berlompatan lincah di bawah pepohonan. Binatang berkantong itu sudah terbiasa dengan kehadiran manusia,

dan mereka agaknya memang dibiarkan berkeliaran oleh pengelola resor. Sebuah pemandangan yang mungkin hanya bisa ditemukan di benua Australia. Sembari mengayunkan club, pengunjung juga bisa menghirup udara sejuk kawasan Swan Valley yang hijau.

Tapi jangan tertipu oleh wajah indahnya, sebab lapangan ini sesungguhnya penuh tantangan. Ia memiliki tekstur lahan bergelombang dan permukaan green yang luas. Danau-danau dan kawanan kanguru adalah problem lain lagi yang harus dihadapi para pemain. The Vines dijamin akan menguji kemahiran setiap pemain golf hingga ke batas tertinggi. Sejumlah turnamen bergengsi pun pernah digelar di sini, sebut saja The Lexus Cup, Heineken Classic, dan Johnnie Walker Classic.

Bagi yang baru belajar bermain,

The Vines mempunyai sebuah akademi golf yang dipimpin langsung oleh mantan atlet pro Mark Tibbles. Paling cuma butuh sehari bagi peserta untuk bisa menguasai teknik dasar bermain golf. Memang hanya teknik dasar, tapi butuh sedikit kerja keras untuk bisa memasukkan bola. The Vines berada satu kompleks dengan hotel Novotel, dan berjarak sekitar setengah jam dan pusat kota.

SWAN VALLEY VINEYARD

Fakta ini mungkin agak mengejutkan, terutama bagi warga Prancis yang sangat bangga dengan wine-nya : Australia kini merupakan pengekspor wine nomor satu ke Inggris, dan nomor dua ke Amerika. Salah satu daerah penghasil wine di Negeri Kanguru adalah Perth. Kota ini punya ikatan sejarah yang panjang dengan wine.

Konon, disanalah kebun-kebun anggur pertama di Australia tumbuh. Salah satu kawasan perkebunan anggur di Perth adalah Swan Valley. Menyusuri jalan West Swan, sejauh mata memandang yang terlihat hanyalah puluhan vineyard berjejer di sisi kiri dan kanan jalan. Pohon-pohon anggur berbaris rapi membentuk garis-garis simetris yang membelah bukit, seperti kebun teh di puncak saja.

Tiap kebun anggur biasanya dikelola oleh sebuah keluarga. Mereka memiliki sebuah restoran atau kafe tak jauh dari rumah guna menyambut tamu yang ingin melakukan wine tasting. Karena buatan lokal, tentu saja harga per botol wine di sini sangat murah. Begitu murahnya hingga wine (bukan merk air kemasan)

jadi minuman komplemen saat kita menginap di hotel Novotel Swan Valley misalnya. Rumah-rumah pemilik kebun didesain bergaya country, tak ubahnya pedesaan di Amerika. Eksteriornya banyak memakai materi kayu. Sementara bagian halamannya ditumbuhi rerumputan dan semak-semak. Hampir tiap rumah memiliki kuda, biasanya terikat di pagar depan rumah bersama ternak semacam sapi atau domba.

Pengunjung bisa menjelajahi daerah ini menggunakan bus tur khusus atau menaiki mobil sewaan. Jika memilih naik mobil sebaiknya berhati-hati, sebab jalan-jalan di sini memiliki kamera pengawas yang memantau kecepatan kendaraan. Warga setempat agaknya juga tak terlalu suka dengan taktik polisi ini. Untuk mensiasatinya, warga punya caranya sendiri :

siapa saja yang melihat lokasi kamera wajib memberi signal ke pengendara lain dengan cara mengkerlipkan lampu depan. Sebetulnya ada cara lain lagi menyusuri perkebunan anggur dan ini jauh lebih romantis, yakni dengan menaiki kapal pesiar menyusuri Swan River.

, , ,