Hari Ini:

Sabtu 22 Jul 2017

Jam Buka Toko:

Jam 08.00 s/d 18.00 WIB

SMS/Whatsapp:

08157988779

BB Messenger:

7E7424C0

Email:

2ndchoices@gmail.com

Layanan Online:

Testimoni

Pembayaran Melalui

Suguhan Unik dan Lezat Ala Serambi Barat Nusantara

10 December 2011 - Kategori Blog

Tak hanya dikenal dengan alamnya yang kaya minyak dan mineral alam, Aceh juga kaya akan kuliner yang luar biasa. Aneka hidangan telah siap menyambut kita. Lidah senang, hatipun riang.

Menangkap Kelezatan Si Ayam Tangkap

Ayam Tangkap, nama hidangan ini memang telah dikenal luas dan bahkan menjadi salah satu ikon kuliner di Bumi Serambi Mekkah, khususnya Kota Banda. Lewat namanya yang unik telah membawa menu ini banyak diburu oleh para pekerja yang berkantor di kota terbesar barat Sumatera. Penampilannya memang tidaklah terlalu istimewa. Setelah memesan, akan disuguhkan sebuah piring yang berisikan potongan daging ayam kampung berwarna kecokelatan beserta potongan dedaunan. Porsi hidangannya cukup besar dan memadai untuk tiga orang. Usut punya usut, dedaunan yang dimasukkan dalam menu ini ternyata terdiri dari beberapa jenis. Yakni daun pandan, cabai hijau dan daun khas Aceh, daun temurui. Cabai hijau pada menu ini tidak dipotong kecil-kecil, tapi disajikan secara utuh. Potongan daging dan kawannya itu diolah dengan cara digoreng sehingga nampak kering, tanpa kuah. Meski terlihat sederhana, ternyata rasa Ayam Tangkap tidaklah seperti yang dibayangkan. Saat dikunyah, potongan ayamnya terasa empuk dan manis-gurih. Sangat pas buat kita yang tak suka rasa pedas. Dedaunan yang terdapat pada menu inipun ternyata bukan sekadar hiasan belaka karena bisa disantap dan rasanya sangat diluar dugaan. Selain memiliki aroma harum yang membangkitkan selera, dedaunan tersebut ternyata sangat renyah. Pasti lidah kita bakal tak menyangka kalau rasanya akan seenak itu. Sebuah pengolahan bahan yang unik dan cukup brilian. Selain bisa disantap di tempat, Ayam Tangkap juga dapat dinikmati sebagai buah tangan.

Berburu Aneka Seafood

Bagi pencinta seafood, Banda Aceh juga mengoleksi sejumlah restoran yang menyajikan aneka hidangan laut yang nikmat dan lezat. Beragam ikan, cumi, kepiting serta hasil laut lainnya dapat diolah sekaligus dinikmati dan memuaskan selera bersantap. Salah satu hidangan yang mantap untuk memuaskan selera adalah Kepiting Asem Pedas. Kepitingnya yang dilumuri tepung goreng, sebelum disiram dengan sausnya yang khas, begitu renyah dan nikmat. Menu lain yang tak kalah maknyos adalah Kerapu Bakar Bumbu. Dagingnya terasa fresh dan bumbunya begitu menyatu. Sangat memuaskan. Ikan Panggang Bumbu juga merupakan salah satu menu yang direkomendasikan. Hidangan yang bisa menggunakan sejumlah ikan ini bakal menjadi menu istimewa momen bersantap malam. Disamping itu, ada pula Udang Goreng Kunyit dengan warna yang eye cacthing dan rasa yang akan menggugah selera bersantap.

Nongkrong di Kedai Kopi

Buat warga Aceh terutama kaum pria, kopi adalah minuman wajib dalam keseharian mereka. Tak “hidup” rasanya bila tidak menyeruput minuman tersebut. Hal ini memang tak berlebihan mengingat Aceh adalah daerah penghasil kopi, dan banyak pula yang mengakuinya sebagai kopi terenak di Indonesia. Kopi Aceh sendiri sebenarnya tak jauh berbeda dengan kopi kebanyakan di Indonesia. Bedanya, kopi ini disuguhkan tidak terlalu kental dan proses pembuatannya dilakukan dengan menggunakan saringan yang panjang. Setelah disaring beberapa kali, layaknya kopi tarik di wilayah Singapura dan Malaysia, barulah kopi disajikan. Oleh sebab itu, banyak yang menyebutnya dengan Kopi Tarik. Sambil bersantai sekaligus menikmati kopi panas, perkaya pengalaman dengan menyantap roti selai, bakwan goreng, pisang goreng atau kue srikaya. Pasti mantap!

Mi Aceh

Hidangan ini adalah salah satu makanan khas Aceh yang telah ‘go nasional’. Di Jakarta, Mi Aceh sudah merambah berbagai sudut kota dan banyak diminati. Tapi biar bagaimanapun, menikmati hidangan khas sebuah daerah sudah pasti lebih sip bila dicicipi di daerah asalnya. Sebab, rasa yang dihasilkan biasanya akan lebih orisinal, mengingat bahan dan pengolahannya mengikuti tradisi yang asli serta diwariskan oleh para leluhur. Bertandang ke Aceh tentunya tak lengkap bila tidak mencicipi hidangan ini. Mi Aceh biasanya ditawarkan dalam berbagai jenis. Salah satunya adalah mi kepiting. Disajikan mirip mi goreng yang dalam sebuah porsinya terdapat mi, kepiting, potongan daging, cumi dan taburan bawang goreng. Mi yang digunakan lebih besar dari mi biasanya. Rasanya, tidak perlu ditanya lagi. Paduan rempah dan bumbu khas yang digunakannya begitu menyatu dengan kepitingnya yang berwarna merah pekat dan sangat pedas.

Jus Pinang

Kalau jus mangga, pepaya, sirsak, melon atau buah lainnya mungkin sudah biasa. Tapi bagaimana dengan jus pinang? Di Banda Aceh, jus ini juga banyak ditawarkan di beberapa rumah makan. Minuman unik yang berwarna abu-abu ini diolah dari campuran telur ayam kampung, madu, susu dan wortel serta bahan lainnya. Ada pula yang mengggunakan telur bebek. Tidak seperti jus lain yang disajikan dalam keadaan dingin, jus ini juga disajikan dalam kondisi hangat. Rasanya pun cukup unik! Manis dan agak kesat di lidah. Khusus bagi kaum pria boleh bergembira karena jus pinang ternyata dipercaya memiliki khasiat yang dapat meningkatkan stamina, selain menyehatkan tubuh tentunya.

Mi Kocok

Sabang yang tenang rupanya memiliki sajian kuliner yang sayang untuk dilewati yaitu Mi kocok. Layaknya mi rebus atau mi ayam, di atas gulungan mi ini terdapat potongan daging ayam dan ikan yang dipotong serupa dengan dadu, dan telur rebus. Semangkok kecil yang berisi kuah bening sebagai tambahan, turut disertakan dalam penyajiannya. Kenikmatan mi ini semakin lengkap dengan harganya yang tak terlalu mahal.

Camilan Aceh

Aceh juga kaya dengan camilan yang tak kalah nikmat dengan daerah lain di Nusantara. Aneka camilan ini terrepresentasi pada Meuseukat atau dodol nanas, Wajik, Bolu berbentuk buah, Bunga Kayu dan Halua Kacang. Selain itu terdapat camilan bernama Timphan, merupakan kue beras ketan yang manis. Bentuknya mirip otak-otak tapi dikukus seperti arem-arem. Ada juga kue kering Keukarah yang kriuk-kriuk terbuat dari telur, gula dan tepung dibuat sedemikian rupa mirip dengan Kremes Ubi. Sementara Kueh Bhoi adalah bolu kukus semacam Apem dengan berbagai bentuk seperti ikan, burung, bunga sesuka hati saja. Biasanya Kueh Bhoi ini dijadikan sebagai salah satu hantaran saat lamaran calon mempelai. Kueh Bhoi terbuat dari tepung gandum, santan, telur dan gula. Terakhir yang paling sering kita lihat dijual di tempat makanan kecil adalah Kueh Supet. Kue yang mirip Lekker Semarang ini adonannya sama seperti Kue Semprong namun bentuknya seperempat lingkaran.

sumber :
Tamasya Magz (2009)

http://www.acehtraffic.com/

http://www.finroll.com/

http://mamawandiha.blogspot.com/

http://www.kedaikopi.info/

http://www.lenteratimur.com/

http://kuliner.mitrasites.com/

http://ceritamu.com/

, , ,