Hari Ini:

Kamis 27 Jul 2017

Jam Buka Toko:

Jam 08.00 s/d 18.00 WIB

SMS/Whatsapp:

08157988779

BB Messenger:

7E7424C0

Email:

2ndchoices@gmail.com

Layanan Online:

Testimoni

Pembayaran Melalui

22 Tipe Posting Blog Yang Menarik

11 May 2012 - Kategori Blog

Menghadirkan banyak jenis artikel dalam blog nerupakan hal yang sangat penting. Selain mencegah kebosanan pengunjung terhadap jenis postingan, juga untuk menambah daya tarik blog. Menampilkan beberapa jenis postingan bahkan bisa memperkuat brand suatu blog. Berikut ini 22 tipe posting yang menarik dalam sebuah blog :

  1. Tutorial. Postingan jenis ini menjelaskan cara seseorang melakukan sesuatu. Dan disampaikan lewat langkah-langkah yang runtut. Postingan jenis ini termasuk yang paling banyak dicari pengunjung. Tak heran karena kebanyakan orang yang browsing bermaksud mengatasi masalah yang dihadapinya. Postingan jenis ini bisa menjawab masalah tersebut.
  2. Informasi. Postingan jenis ini menjelaskan suatu hal agar pengunjung yang sebelumnya tak paham tentang istilah tersebut bisa mengerti. Misalkan membahas tentang SEO, maka akan dijelaskan SEO itu apa, siapa yang memulainya, dan seterusnya. Postingan jenis ini termasuk banyak yang mencari, terutama para pemula di suatu bidang.
  3. Definisi. Kalau yang ini tentang definisi suatu istilah. Menyampaikan definisi suatu istilah agar yang membacanya bisa mengerti. Bedanya dengan tipe posting informasi, postingan definisi biasanya lebih pendek. Sebab hanya menyampaikan definisinya saja. Yang penting pembacanya paham arti suatu istilah
  4. Review. Artikel jenis ini mereview atau membahas tentang sesuatu. Biasanya berupa produk atau jasa. Artikel jenis ini cukup digemari, karena biasanya dijadikan pegangan sebelum seseorang berniat membeli sesuatu. Review yang disampaikan mengulas tuntas produk/jasa tersebut, ditambahkan dengan opini tentang plus minus-nya. Selain produk atau jasa, bisa juga membahas mengenai sebuah situs web atau blog. Intinya mengulas tentang sesuatu dan menyampaikan penilaian tersebut terhadap pembaca.
  5. Daftar. Artikel berupa daftar ini sangat digemari pembaca. Sebab sangat mudah untuk dipahami karena sudah disusun dalam daftar (list). Ciri artikel ini biasanya menuliskan angka dalam judulnya. Seperti contohnya artikel berjudul ‘Inilah 10 Aktivitas dan Promosi Offline Efektif untuk Mendorong Kesuksesan Bisnis Internet Anda’ dan ‘5 Pelajaran Berharga dari Blogging yang Wajib Anda Ketahui’.
  6. Penelitian. Artikel jenis ini memaparkan hasil penelitian atau riset yang dilakukan. Misalnya meneliti teknik promosi yang paling banyak dipakai, hasilnya disampaikan dalam bentuk postingan. Artikel jenis ini memang butuh waktu lama, sebab harus didahului dengan riset. Namun meski begitu nantinya akan banyak dijadikan rujukan. Sehingga pastinya back link akan mengalir ke posting yang biasanya dilengkapi dengan tabel atau grafik hasil penelitian ini.
  7. Download. Postingan jenis ini biasanya sangat singkat. Yang penting terdapat link untuk mendownload sesuatu. Bisa berupa ebook, software, musik, atau film. Postingan ini sangat disukai pembaca. Karena banyak pengunjung yang suka mendownload.
  8. Wawancara. Postingan jenis ini disusun dalam format tanya-jawab. Kita sebagai pemilik blog bisa mewawancarai pakar yang terkait dengan tema blog. Misalnya, kalau tema blognya tentang blogging, maka bisa mewawancarai blogger terkenal. Kalau tema blognya tentang ekonomi, mungkin bisa mewawancarai ahli ekonomi. Artikel jenis ini juga sangat disukai pembaca, karena memudahkan pembaca menyimak. Pertanyaan dan jawaban tersaji langsung sehingga pembaca seperti ikut mendengarkan saat wawancara. Selain itu, banyak orang yang tertarik untuk tahu pandangan, pendapat, atau opini dari pakar tersebut.
  9. Perbandingan. Postingan jenis ini membandingkan dua hal. Bisa berupa dua produk atau layanan yang levelnya sama. Keduanya dibandingkan lebih baik yang mana pada beberapa sisi. Keuntungan bagi pembaca blog, bisa langsung tahu kelebihan dan kekurangan suatu produk/jasa. Karena itu posting ini termasuk yang paling dicari. Contohnya seperti artikel ‘Pilih Mana, Blogger atau WordPress?’
  10. Studi kasus. Artikel jenis ini menyajikan suatu studi kasus. Misalnya tentang suatu blog yang terjual Rp 100 juta. Pasti banyak orang yang tertarik mengetahuinya. Mereka ingin tahu bagaimana ceritanya sampai blog tersebut bisa terjual segitu. Lika-liku suatu kasus sangat dinantikan banyak orang.
  11. Profil. Posting ini menjelaskan profil seseorang yang biasanya sudah terkenal. Di dalamnya dijelaskan lengkap mulai dari biodata sampai kesuksesan yang diraih. Artikel jenis ini banyak dicari karena menumbuhkan motivasi dan inspirasi.
  12. Motivasi. Artikel jenis ini bertujuan memotivasi orang. Seperti mengajak orang untuk bangkit dan optimis dalam hidup. Intinya mengobarkan semangat dan optimisme agar tak pernah menyerah. Artikel jenis ini sangat dinanti dan membuat pembacanya seraya mendapat suntikan semangat baru setelah membacanya.
  13. Postingan berisi link ke blog lain. Saat ini, postingan jenis ini sangat mudah ditemukan di banyak blog. Intinya terdapat link yang mengarah ke blog lain. Tujuan dari link tersebut untuk memberikan informasi yang lebih lengkap tentang suatu hal. Dengan link tersebut, pengunjung sangat terbantu karena mendapatkan penjelasan yang lebih komplit. Bagi pemilik blog sendiri, memberi link bisa menguatkan hubungan dengan blogger lain.
  14. Kritik. Artikel ini berisi kritikan terhadap suatu produk, jasa, perusahaan, dan lainnya. Biasanya kritikan ini disertai dengan argumentasi yang jelas serta solusinya. Artikel semacam ini banyak dicari pengunjung untuk mengetahui kekurangan suatu produk. Sedang bagi pemilik produk berguna untuk meningkatkan kualitas.
  15. Debat. Artikel ini biasanya berisi hal yang bertentangan. Kita cukup memberikan beberapa alternatif jawaban dan meminta pengunjung untuk memilih disertai alasanya. Artikel jenis ini bisa meningkatkan interaktivititas dengan pembaca. Dijamin komentar blog juga akan membludak.
  16. Postingan negatif. Isi postingan ini biasanya hanya menyoroti sisi jelek suatu hal, tanpa mengemukakan sisi positifnya. Dalam postingan jenis ini, suatu hal dituliskan secara lengkap daftar kekurangannya. Sebaiknya kita tak menuliskan posting jenis ini, sebab hanya akan mengobarkan permusuhan saja. Bukankah kita blogging untuk mencari teman?
  17. Kecaman. Mirip dengan yang di atas, tapi yang ini lebih keras. Postingan artikel tipe ini berisi kecaman, makian, atau hujatan terhadap sesuatu. Kadang tanpa diberi alasan yang jelas. Yang penting isinya menyalahkan. Kata-kata kasar pun sering dipergunakan. Tipe posting semacam ini cepat menarik perhatian. Namun, cepat pula meruntuhkan reputasi.
  18. Posting sindiran. Artikel jenis ini menyindir suatu hal namun disampaikan kadang dengan samar. Bagi pengunjung perlu memahmi konteksnya dan sering perlu membaca berkali-kali untuk memahaminya.
  19. Komentar. Artikel jenis ini berisi komentar dari suatu hal. Biasanya didahului dengan sebuah permintaan berkomentar kepada pengunjung tentang suatu hal. Kemudian komentar dari para pengunjung itu dikumpulkan dan dipilih dalam posting khusus. Tak lupa diberi tanggapan terhadap masing-masing komentar. Postingan jenis ini bisa menguatkan hubungan dengan para pengunjung blog.
  20. Kilas balik. Artikel jenis ini menyampaikan kilas balik perjalanan suatu hal. Bisa berupa blog, website, atau yang lainnya. Dalam posting ini diceritakan secara gamblang segala hal yang terjadi. Umumnya posting ini dilakukan pada menjelang akhir tahun sebagai cerminan atas pencapaian yang diraih.
  21. Prediksi. Nah kalau yang ini kebalikannya. Berisi prediksi atau perkiraan suatu hal. Misalnya tentang prediksi bisnis internet tahun 2012. Kita bisa analisis yang telah terjadi dan kemudian memprediksi yang akan terjadi berikutnya. Biasanya postingan ini dilakukan pada akhir tahun. Sedang untuk prediksi produk, biasanya dituliskan sebelum atau beberapa saat setelah peluncuran produk. Postingan prediksi sangat menarik dan kerap memancing perdebatan hangat.
  22. Pengandaian. Artikel jenis ini berisi tentang suatu hal yang belum terjadi. Cirinya kebanyakan berjudul ‘Seandainya…’. Tentunya pengandaiannya tetap disesuaikan dengan topik blog. Sebagai contoh kalau topik blog tentang politik misalnya, bisa menulis ‘Seandainya Tukul Jadi Presiden’. Artikel jenis ini kuat mengundang perhatian dan membuat gatal pengunjung untuk segera berkomentar.

Nah, itulah 22 tipe posting yang ada. Kita tak harus memasukkan semuanya. Cukup masukkan yang sesuai dengan karakter blog. Namun jangan pula hanya terpaku pada satu tipe saja karena mudah membuat pengunjung bosan. Gunakan beberapa tipe posting untuk membuat isi blog lebih menarik.

[ dikutip dari berbagai sumber ]

, , , ,